Image

Nail art memang bisa langsung bikin tampilan tangan jadi lebih rapi, cantik, dan percaya diri naik level. Tapi sayangnya, banyak orang terlalu fokus pada hasil akhirnya saja, tanpa sadar bahwa perawatan setelah nail art justru punya peran besar dalam menjaga struktur kuku tetap sehat. Tanpa perawatan yang tepat, kuku bisa menjadi rapuh, menguning, bahkan mudah patah. Nah, biar hasil nail art kamu tidak berujung masalah, yuk kenali 4 kesalahan paling umum setelah nail art yang sering dianggap sepele, padahal dampaknya cukup serius untuk kesehatan kuku.

Terlalu Sering Terkena Air Tanpa Perlindungan

Salah satu kesalahan paling sering dilakukan adalah membiarkan kuku terlalu sering terendam air setelah nail art, terutama dalam beberapa hari pertama. Air bisa meresap ke dalam lapisan kuku dan membuat struktur kuku melemah, apalagi jika kamu menggunakan gel atau acrylic. Kondisi ini dapat menyebabkan nail art cepat terangkat dan kuku menjadi lebih lunak dari biasanya. Jika dibiarkan terus-menerus, kuku bisa mudah mengelupas dan kehilangan kekuatan alaminya. Sebaiknya, gunakan sarung tangan saat mencuci piring atau membersihkan rumah, dan keringkan kuku dengan baik setiap kali terkena air agar kelembapannya tetap seimbang.

Mengelupas atau Mengupas Nail Art Secara Paksa

Rasa gemas saat nail art mulai terangkat di ujung kuku sering membuat orang ingin langsung mengelupasnya sendiri. Padahal, kebiasaan ini adalah musuh utama struktur kuku. Saat nail art dikelupas paksa, lapisan atas kuku ikut tertarik dan terkelupas, sehingga kuku menjadi tipis dan rapuh. Dalam jangka panjang, kuku bisa terasa perih, tidak rata, dan sulit menahan nail art berikutnya. Cara yang lebih aman adalah melakukan removal dengan teknik yang tepat, baik di salon maupun secara mandiri menggunakan remover yang sesuai jenis nail art yang digunakan.

Image

Mengabaikan Perawatan Kutikula dan Kelembapan Kuku

Banyak orang mengira perawatan kuku hanya diperlukan sebelum nail art, padahal justru setelahnya kuku butuh perhatian ekstra. Mengabaikan kutikula dan kelembapan kuku bisa membuat kuku terlihat kering, kusam, dan lebih mudah retak. Kutikula berfungsi sebagai pelindung alami kuku dari bakteri dan infeksi. Jika area ini kering atau rusak, kesehatan kuku juga ikut terganggu. Menggunakan cuticle oil secara rutin dan hand cream sebelum tidur bisa membantu menjaga elastisitas kuku serta memperkuat struktur alaminya tanpa harus perawatan mahal.

Terlalu Cepat Melakukan Nail Art Ulang Tanpa Jeda

Image

Kesalahan terakhir yang sering tidak disadari adalah melakukan nail art secara terus-menerus tanpa memberi waktu istirahat pada kuku. Walaupun hasil nail art selalu terlihat cantik, kuku tetap butuh waktu untuk bernapas dan memulihkan diri. Tanpa jeda, kuku bisa mengalami kelelahan, ditandai dengan perubahan warna, kuku mudah patah, atau terasa lebih tipis. Idealnya, berikan jeda satu hingga dua minggu sebelum melakukan nail art ulang, sambil fokus pada perawatan kuku alami agar strukturnya kembali kuat dan sehat.

BACA JUGA: 5 Tanda Kuku Perlu Istirahat Setelah Terlalu Sering Nail Art

Menjaga kuku setelah nail art sebenarnya tidak rumit, hanya butuh sedikit kesadaran dan konsistensi. Dengan menghindari empat kesalahan di atas, kamu bisa tetap tampil stylish tanpa harus mengorbankan kesehatan kuku. Nail art pun jadi bukan sekadar hiasan sementara, tapi bagian dari perawatan diri yang menyenangkan dan aman untuk jangka panjang.