Punya kuku yang mudah patah memang bikin kesal. Apalagi kalau kamu lagi rajin merawat penampilan kuku tapi malah gampang retak. Banyak orang mengira kuku rapuh cuma karena faktor luar seperti sabun atau air, padahal kondisi kuku juga dipengaruhi kebiasaan sehari-hari dan kesehatan tubuh. Kalau dibiarkan terus, kuku yang rapuh bisa membuat aktivitas kecil jadi kurang nyaman. Nah sebelum buru-buru ganti produk perawatan, ada baiknya kamu tahu dulu penyebab kenapa kuku mudah patah. Dengan memahami alasannya, kamu bisa mulai Nailcare secara lebih tepat dan konsisten.
Kurangnya Asupan Nutrisi Penting untuk Kuku

Kuku sebenarnya terbentuk dari protein keratin yang sangat dipengaruhi oleh nutrisi tubuh. Saat kamu kekurangan vitamin seperti biotin, zat besi, atau protein, kuku bisa menjadi lebih tipis dan rapuh. Pola makan yang kurang seimbang, terlalu sering diet ketat, atau jarang mengonsumsi sayur dan buah juga dapat memengaruhi kekuatan kuku. Mulailah menambahkan makanan kaya nutrisi seperti telur, kacang-kacangan, ikan, dan sayuran hijau agar kuku tumbuh lebih kuat dari dalam.
Terlalu Sering Terkena Air dan Bahan Kimia

Air memang terlihat sepele, tetapi jika kuku terlalu sering terendam tanpa perlindungan, struktur alaminya bisa melemah. Aktivitas seperti mencuci piring, mencuci tangan berulang, atau membersihkan rumah dengan deterjen dapat membuat kuku kehilangan kelembapan. Bahan kimia keras juga bisa merusak lapisan pelindung kuku. Itulah sebabnya kuku terasa lebih tipis dan gampang patah. Menggunakan sarung tangan saat beraktivitas dan rutin memakai pelembap kuku bisa membantu menjaga kekuatannya.
Kebiasaan Menggigit atau Memainkan Kuku

Kebiasaan kecil seperti menggigit kuku sering dianggap tidak berbahaya, padahal dampaknya cukup besar. Tekanan berulang pada ujung kuku bisa membuat struktur keratin melemah. Selain itu, kebiasaan memainkan kuku atau menjadikannya alat membuka sesuatu juga bisa menyebabkan retakan halus. Retakan ini lama-lama akan membuat kuku mudah patah. Mulai sekarang, coba alihkan kebiasaan tersebut dengan merawat kuku menggunakan minyak khusus atau melakukan manicure ringan agar tangan tetap sibuk tanpa merusak kuku.
Penggunaan Produk Kuku yang Tidak Tepat


Cat kuku dan pembersih berbahan keras memang bisa mempercantik tampilan, tetapi penggunaan berlebihan tanpa perawatan tambahan dapat membuat kuku kering. Aseton yang sering digunakan untuk menghapus cat kuku juga bisa menghilangkan minyak alami pada kuku. Jika tidak diimbangi dengan perawatan seperti serum atau minyak kutikula, kuku akan lebih rentan patah. Pilihlah produk perawatan kuku yang lembut dan beri jeda waktu agar kuku bisa bernapas secara alami.
Kurangnya Perawatan dan Kelembapan
Banyak orang fokus pada cat kuku atau desain nail art, tetapi lupa menjaga kelembapan alaminya. Kuku yang kering cenderung lebih mudah pecah karena kehilangan elastisitas. Menggunakan hand cream, minyak kutikula, dan rajin memotong kuku secara teratur bisa membantu mempertahankan kesehatannya. Perawatan sederhana namun konsisten akan membuat kuku lebih kuat, mengilap, dan tidak mudah patah saat beraktivitas sehari-hari.
BACA JUGA: Nail Art Modern: Cara Menjaga Kuku Tetap Stylish dan Sehat dalam Rutinitas Harian
Merawat kuku sebenarnya tidak harus rumit. Dengan memahami penyebab kuku mudah patah, kamu bisa mulai memperbaiki kebiasaan kecil dari sekarang. Perhatikan asupan nutrisi, lindungi kuku dari bahan keras, dan beri waktu untuk perawatan rutin. Sedikit perubahan dalam keseharian bisa memberikan hasil yang terasa. Kuku yang sehat bukan hanya soal penampilan, tetapi juga cerminan tubuh yang terawat dengan baik.