
Kuku sensitif sering kali jadi masalah yang dianggap sepele, padahal efeknya bisa bikin aktivitas harian terasa nggak nyaman. Mulai dari rasa perih saat pakai produk tertentu, kuku mudah rapuh, sampai kulit sekitar kuku yang gampang iritasi. Kalau kamu sering ngalamin hal-hal seperti ini, berarti kuku kamu butuh perlakuan ekstra. Nail care untuk kuku sensitif bukan soal mahal atau ribet, tapi soal tepat dan konsisten. Berikut 4 panduan nail care yang aman dan bisa kamu terapkan sehari-hari.
Pilih Produk Nail Care dengan Formula Lembut
Langkah pertama yang paling krusial adalah pemilihan produk. Kuku sensitif sangat reaktif terhadap bahan kimia keras seperti formaldehyde, toluene, atau alkohol tinggi. Saat memilih kuteks, nail remover, atau nail serum, biasakan membaca label dan cari keterangan seperti “gentle”, “non-toxic”, atau “for sensitive nails”. Produk berbahan dasar air atau yang diperkaya vitamin E dan aloe vera biasanya lebih ramah untuk kuku sensitif. Dengan produk yang tepat, risiko perih dan kuku mengelupas bisa ditekan sejak awal.
Hindari Terlalu Sering Ganti Kuteks
Sering ganti warna kuteks memang seru, tapi buat kuku sensitif ini bisa jadi masalah. Proses membersihkan kuteks berulang kali, apalagi dengan remover berbahan keras, bisa bikin kuku makin tipis dan kering. Idealnya, beri jeda beberapa hari sebelum mengganti kuteks baru. Di sela waktu tersebut, biarkan kuku “bernapas” tanpa lapisan apa pun. Kebiasaan sederhana ini membantu kuku memulihkan kelembapan alaminya dan mengurangi risiko iritasi jangka panjang.
Rutin Gunakan Minyak Kutikula

Kutikula punya peran penting sebagai pelindung alami kuku. Sayangnya, pada kuku sensitif, area ini sering kering dan mudah sobek. Menggunakan cuticle oil secara rutin bisa jadi solusi aman. Oleskan minyak kutikula sebelum tidur sambil dipijat ringan agar meresap sempurna. Pilih minyak alami seperti jojoba oil, almond oil, atau olive oil karena lebih minim risiko iritasi. Kutikula yang sehat bikin kuku tumbuh lebih kuat dan terlihat rapi tanpa perlu perawatan ekstrem.
Potong dan Bentuk Kuku dengan Cara Aman
Memotong kuku juga perlu teknik yang tepat, terutama untuk kuku sensitif. Gunakan gunting atau nail clipper yang tajam dan bersih agar potongan rapi tanpa membuat kuku retak. Hindari memotong terlalu pendek karena bisa memicu rasa nyeri. Saat membentuk kuku, gunakan nail file dengan arah satu sisi, bukan bolak-balik. Cara ini membantu mencegah kuku terbelah dan menjaga struktur kuku tetap kuat.
BACA JUGA: 4 Tips Menjaga Kelembapan Kuku Tanpa Produk Mahal
Merawat kuku sensitif memang butuh perhatian lebih, tapi hasilnya sebanding dengan usaha yang dilakukan. Dengan memilih produk lembut, membatasi penggunaan kuteks, rutin merawat kutikula, dan menerapkan teknik perawatan yang aman, kuku bisa tetap sehat tanpa drama iritasi. Nail care bukan soal tren, melainkan bentuk self-care yang sederhana namun berdampak besar untuk kenyamanan sehari-hari.