Pernah merasa kuku tangan kamu “kok lama banget” panjangnya, sementara kuku lain sudah harus dipotong duluan? Itu wajar, dan biasanya bukan karena satu penyebab saja. Pertumbuhan kuku dipengaruhi kebiasaan harian, kondisi kuku, sampai hal-hal yang terjadi di dalam tubuh. Di bawah ini tiga Alasan Kuku Bisa Tumbuh Lambat dan Tidak Merata, plus penjelasan detail biar kamu gampang mengenalinya.

Sirkulasi darah dan ritme hidup yang berantakan

Kuku tumbuh dari “pabriknya” di pangkal kuku (matrix). Bagian ini butuh aliran darah yang stabil untuk membawa oksigen dan nutrisi. Kalau kamu kurang tidur, sering stres, jarang bergerak, atau tangan sering kedinginan, sirkulasi bisa kurang optimal. Dampaknya, pertumbuhan kuku terasa melambat dan kualitasnya bisa lebih tipis. Tanda yang sering terlihat: kuku tampak pucat, mudah kering, dan panjangnya beda-beda meski dipotong bareng.

Kuku sering kena “trauma” kecil tanpa sadar

Benturan dan tekanan berulang bikin kuku gampang retak mikro. Contohnya: mengetik pakai ujung kuku, mengorek label, membuka kemasan, atau kebiasaan menggigit kuku dan kutikula. Trauma kecil ini bikin tepi kuku mudah pecah, lalu kamu mengikir atau memotong bagian tertentu lebih sering daripada yang lain. Akhirnya, bentuk kuku terlihat seperti tumbuh miring, tidak simetris, atau selalu patah di sisi yang sama.

Nutrisi, hidrasi, dan kesehatan kulit sekitar kuku

Kuku tersusun dari keratin, jadi tubuh perlu bahan baku yang cukup: protein, zat besi, zinc, biotin, dan vitamin B. Saat asupan kurang atau kamu sering dehidrasi, kuku bisa tumbuh lebih pelan dan lebih rapuh. Kulit sekitar kuku yang kering (kutikula pecah-pecah) juga dapat memicu iritasi ringan di area pangkal kuku, sehingga pertumbuhan terasa “tersendat”. Tandanya bisa berupa alur halus, kuku mudah mengelupas berlapis, dan hangnail yang sering muncul.

Kenapa tiap kuku bisa beda cepatnya?


Secara alami, kuku jari dominan (misalnya tangan kanan untuk yang banyak aktivitas) sering lebih cepat aus dan lebih sering “dipendekin” karena patah kecil, jadi tampak lebih lambat panjang. Selain itu, kuku kaki memang tumbuh jauh lebih pelan dibanding kuku tangan. Jadi, beda 1–2 mm antar jari masih normal selama tidak disertai perubahan warna, bau, atau rasa sakit yang mengganggu aktivitas sehari-hari kamu.

BACA JUGA: 3 Fungsi Kutikula dan Perannya dalam Melindungi Kuku

Alasan Kuku Bisa Tumbuh Lambat dan Tidak Merata. Gunakan hand cream atau cuticle oil setelah cuci tangan, terutama kalau sering kena sabun dan antiseptik. Kalau perubahan muncul tiba-tiba, ada nyeri, bengkak, warna gelap, atau hanya terjadi pada satu kuku dan makin parah, lebih aman konsultasi ke tenaga kesehatan.