Kutek sudah jadi bagian kecil tapi penting dari rutinitas perawatan diri banyak orang. Dari sekadar bikin kuku terlihat rapi, sampai jadi penunjang mood dan gaya. Belakangan, selain kutek biasa yang sudah lama dikenal, muncul juga perbedaan kutek peel off yang katanya lebih praktis dan ramah kuku. Tapi sebenarnya, apa sih bedanya? Kalau kamu masih bingung mau pilih yang mana, yuk bahas satu per satu secara santai tapi tetap detail.

Image

Cara Penggunaan dan Pengeringan

Perbedaan paling terasa ada di cara pemakaiannya. Kutek konvensional biasanya butuh base coat, lalu lapisan warna, dan ditutup top coat supaya hasilnya tahan lama. Prosesnya lumayan panjang dan perlu waktu ekstra buat nunggu kering sempurna. Kalau nggak sabar, sedikit geser aja bisa langsung bikin kutek belepotan.

Sementara itu, kutek peel off jauh lebih simpel. Kamu tinggal mengaplikasikan langsung ke kuku tanpa base coat khusus. Teksturnya juga cenderung lebih cepat kering, jadi cocok buat kamu yang nggak punya banyak waktu tapi tetap pengen kuku terlihat cantik.

Cara Menghapus Kutek

Ini bagian favorit banyak orang dari kutek peel off. Sesuai namanya, kutek ini bisa dilepas dengan cara dikelupas perlahan dari kuku, tanpa perlu aseton atau cairan penghapus. Prosesnya cepat, bersih, dan minim bau menyengat.

Sebaliknya, kutek konvensional perlu remover berbahan aseton atau non-aseton. Selain lebih ribet, terlalu sering pakai remover bisa bikin kuku dan kulit sekitar jadi kering kalau nggak diimbangi perawatan tambahan.

Daya Tahan di Kuku

Kalau soal ketahanan, kutek konvensional masih jadi juaranya. Dengan aplikasi yang benar, warnanya bisa bertahan hingga satu sampai dua minggu, bahkan lebih. Cocok buat kamu yang nggak mau sering-sering ganti warna kuku.

Kutek peel off memang praktis, tapi daya tahannya lebih singkat. Biasanya hanya bertahan beberapa hari, apalagi kalau sering kena air atau dipakai aktivitas berat. Namun, justru ini jadi nilai plus buat yang suka ganti warna kuku sesering mungkin.

Dampak pada Kesehatan Kuku

Kutek peel off umumnya dianggap lebih ramah kuku karena tidak membutuhkan aseton saat penghapusan. Risiko kuku kering atau rapuh jadi lebih kecil, selama kamu tidak mengelupasnya secara kasar.

Kutek konvensional aman-aman saja, tapi penggunaan remover berulang bisa membuat kuku kehilangan kelembapan alami. Karena itu, pemakaian minyak kutikula atau nail serum sangat disarankan jika kamu rutin pakai kutek jenis ini.

Kesesuaian dengan Gaya Hidup

Pilihan kutek sebaiknya disesuaikan dengan aktivitas harian. Kalau kamu tipe yang aktif, jarang sempat retouch, dan butuh tampilan kuku awet, kutek konvensional jelas lebih cocok.

Namun, kalau kamu suka eksperimen warna, sering ganti gaya, atau butuh solusi cepat tanpa ribet, kutek peel off bisa jadi pilihan paling praktis dan menyenangkan.

BACA JUGA: 4 Kutek Berbasis Air sebagai Alternatif Lebih Ramah Kuku

Baik Perbedaan Kutek Peel Off maupun kutek biasa punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tidak ada yang benar atau salah, semuanya tergantung kebutuhan dan gaya hidup kamu. Yang terpenting, tetap perhatikan kesehatan kuku dengan perawatan rutin agar kuku tetap kuat, sehat, dan cantik dalam jangka panjang.