
Nail art memang bikin kuku terlihat cantik, rapi, dan langsung bikin mood naik. Tapi di balik tampilannya yang estetik, kuku sebenarnya butuh perhatian ekstra setelah melalui proses manicure, pengamplasan, hingga penggunaan gel atau cat kuku. Kalau perawatannya asal-asalan, kuku bisa jadi rapuh, kering, bahkan mudah patah. Supaya nail art tetap awet dan Cara Merawat Kuku tetap sehat, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa kamu terapkan sehari-hari.
Rutin Menggunakan Cuticle Oil dan Pelembap Kuku
Setelah nail art, area kuku dan kutikula biasanya kehilangan kelembapan alami. Ini terjadi karena paparan cairan kimia, lampu UV, serta proses pembersihan kuku. Menggunakan cuticle oil secara rutin adalah langkah paling dasar tapi sering diabaikan. Cukup teteskan satu sampai dua tetes di setiap kuku, lalu pijat perlahan agar meresap.
Cuticle oil membantu menjaga kuku tetap lentur, tidak mudah retak, dan mencegah kutikula kering yang bisa menyebabkan kuku terlihat kusam. Jika tidak punya cuticle oil khusus, kamu bisa menggunakan minyak alami seperti minyak zaitun atau minyak almond. Lakukan perawatan ini minimal sekali sehari, terutama sebelum tidur, agar kuku tetap sehat meski tertutup nail art.
Hindari Kuku dari Aktivitas Kasar
Kuku yang sudah dihias bukan alat serbaguna. Kebiasaan membuka tutup botol, mengelupas stiker, atau menggaruk benda keras dengan kuku bisa merusak nail art sekaligus struktur kuku asli. Setelah nail art, kuku biasanya sedikit lebih sensitif karena lapisan pelindung alaminya berkurang.
Biasakan menggunakan alat bantu atau ujung jari saat melakukan aktivitas sehari-hari. Saat mencuci piring atau membersihkan rumah, gunakan sarung tangan agar kuku tidak terlalu sering terkena air dan bahan pembersih. Air dan deterjen yang berlebihan bisa membuat kuku lembek dan mempercepat kerusakan nail art.
Jangan Terlalu Sering Ganti Nail Art

Banyak orang tergoda untuk sering mengganti desain nail art karena ingin selalu tampil beda. Padahal, terlalu sering menghapus dan memasang ulang nail art bisa membuat kuku menipis. Proses penghapusan, terutama pada gel polish, sering melibatkan cairan remover dan pengikisan ringan yang berdampak pada kesehatan kuku.
Idealnya, beri jeda waktu beberapa hari sebelum memasang nail art baru. Biarkan kuku “bernapas” tanpa cat, sambil diberi perawatan intensif seperti nail serum atau vitamin kuku. Dengan cara ini, kuku punya waktu untuk memulihkan kekuatannya sebelum dihias kembali.
Perhatikan Asupan Nutrisi untuk Kesehatan Kuku
Perawatan kuku tidak hanya dari luar, tapi juga dari dalam. Kuku yang sehat berasal dari tubuh yang mendapatkan nutrisi cukup. Protein, biotin, vitamin E, dan zat besi berperan penting dalam menjaga kuku tetap kuat dan tidak mudah patah.
Perbanyak konsumsi telur, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan buah-buahan. Minum air putih yang cukup juga membantu menjaga kelembapan kuku secara alami. Jika perlu, kamu bisa menambahkan suplemen khusus kuku, tapi sebaiknya tetap disesuaikan dengan kebutuhan tubuh.
BACA JUGA: 6 Gaya Nail Art Minimal yang Tetap Terlihat Rapi dan Elegan
Cara Merawat Kuku setelah nail art sebenarnya tidak rumit, hanya butuh konsistensi. Dengan menjaga kelembapan, menghindari aktivitas kasar, memberi jeda antar nail art, dan memperhatikan nutrisi, kuku akan tetap sehat meski sering dihias. Nail art pun bisa tampil maksimal tanpa mengorbankan kesehatan kuku dalam jangka panjang.