Kuku itu bukan cuma soal tampil rapi. Di baliknya ada keratin (protein) yang tumbuh pelan dari matriks kuku. Kalau asupan nutrisi kurang, atau kuku sering kena air, deterjen, dan acetone, hasilnya biasanya gampang patah, mengelupas, atau terlihat kusam. Intinya, perawatan dari luar itu penting, tapi “bahan bangunan”-nya tetap datang dari dalam.
VITAMIN DAN NUTRISI KUNCI UNTUK KUKU SEHAT
Biotin (Vitamin B7). Ini yang paling sering disebut vitamin kuku. Ada penelitian yang menunjukkan biotin dapat membantu kuku rapuh pada sebagian orang, tapi efeknya butuh waktu karena kuku harus tumbuh dulu (biasanya beberapa minggu sampai bulan). Kalau kamu minum suplemen, ingat: biotin dosis tinggi bisa mengganggu beberapa hasil tes lab (misalnya tes hormon tiroid), jadi sebaiknya bilang ke dokter sebelum cek darah.
Vitamin B12 dan folat (B9).
Keduanya membantu pembentukan sel darah merah dan dukung suplai oksigen ke jaringan. Kekurangan B12/folat bisa bikin kuku tampak pucat, mudah rusak, atau muncul perubahan permukaan. Sumber mudahnya: telur, daging, ikan, susu, serta sayur hijau dan kacang-kacangan untuk folat.
Vitamin C.
Vitamin ini penting buat pembentukan kolagen dan membantu penyerapan zat besi. Kolagen mendukung jaringan di sekitar kuku, sementara zat besi membantu pertumbuhan kuku jadi lebih stabil. Buah sitrus, jambu, kiwi, dan paprika termasuk pilihan yang gampang.
Vitamin D.
Banyak orang kurang vitamin D karena jarang kena matahari. Vitamin D berperan dalam fungsi sel dan kesehatan tulang, yang ikut menopang kekuatan kuku. Kalau kamu jarang outdoor, cek sumber dari ikan berlemak, telur, atau makanan yang diperkaya.
Vitamin E.
Sebagai antioksidan, vitamin E membantu melindungi sel dari stres oksidatif. Dari makanan, kamu bisa dapat dari kacang-kacangan, biji bunga matahari, alpukat, dan minyak nabati. Dari luar, pelembap kutikula juga membantu mengurangi kuku kering.
MINERAL PALING PENTING
Zat besi dan zinc sering jadi “biang” kuku rapuh kalau kadarnya rendah. Zat besi rendah bisa bikin kuku gampang pecah, sedangkan zinc dibutuhkan untuk perbaikan jaringan dan pembelahan sel. Kalau kamu gampang lelah, pucat, atau kuku makin tipis, ada baiknya evaluasi pola makan dan konsultasi bila perlu.
MAKANAN VS SUPLEMEN: MANA YANG LEBIH BAIK
Kalau pola makan kamu sudah beragam, biasanya kebutuhan vitamin untuk kuku aman. Fokus ke menu sederhana tapi konsisten: protein (telur, ikan, tempe), sayur hijau, buah, kacang/biji, serta lemak sehat seperti omega-3 dari ikan. Suplemen boleh dipertimbangkan kalau ada tanda kekurangan, diet sangat terbatas, atau anjuran tenaga kesehatan. Jangan asal “tumpuk” dosis tinggi, karena lebih banyak belum tentu lebih baik.
KEBIASAAN KECIL YANG BIKIN KUKU CEPAT “SEHAT”
Pakai sarung tangan saat cuci piring, keringkan tangan setelah kena air, dan batasi acetone. Potong kuku secukupnya saat rapuh, jangan suka ngelupas kutikula, dan oleskan pelembap setelah mandi. Terakhir, pastikan cukup tidur dan hidrasi, karena tubuh yang stres juga bisa bikin kuku gampang rewel.
BACA JUGA: 5 Produk Kecantikan Pengganti Lem Kuku Palsu
Bonus kecil: kuku tumbuh kira-kira beberapa milimeter per bulan, jadi perubahan dari diet atau suplemen tidak instan. Kalau baru mulai, kasih waktu 6–12 minggu untuk melihat ujung kuku yang lebih kuat. Sambil menunggu, hindari terlalu sering buffing, beri jeda dari gel/akrilik, dan pilih base coat yang lembut. Kalau perlu, pakai hand cream setelah cuci tangan setiap hari.